back to weblogBikin Jaringan Kompie Tanpa HardDisk - LTSP


Agustus 20th, 2008 · 6 Comments


BismilLah
Cerita: Hmm sebenarnya sih ini bukan ide baru kalo di GNU/Linux tapi sayangnya seringkali fasilitas ini dilewatkan begitu saja, mengingat omongan orang yang menyatakan bahwa komputer desktop sudah murah saat ini (padahal harganya masih di atas dua juta … masih mahal atuh). Hmm … kali ini kita ingin memanfaatkan komputer (selanjutnya kita sebut PC) yang berdayaguna besar untuk berbagi dengan PC lain yg lebih kecil dayagunanya.

Misalkan PC dengan CPU Intel/AMD bertenaga 2Ghz (memori 1Gb, harddisk 80Gb plus NIC 100Mbps) ternyata mampu berbagi dengan 6 (enam) PC Intel/AMD bertenaga 300Mhz (memori 64Mb, NIC 100Mbps, plus floppy atau CD-Rom).

Semua aplikasi yg berada di PC server (yang berdayaguna besar) bisa dinikmati oleh PC client (yang berdayaguna kecil). Demikian pula perangkat hardware-nya (asalkan sudah disetujui hak aksesnya oleh root). Hasilnya PC “tua” tadi akan mampu bekerja dengan aplikasi mutakhir (baca: saat ini) tanpa harus di-upgrade (baca: diperbaharui perangkat kerasnya). Di sisi lain PC “tua” juga termanfaatkan penuh, karena bisa digunakan untuk pekerjaan sehari-hari, dan itu berarti kita telah memiliki jaringan komputer tanpa harddisk.

Bagaimana ... anda tertarik ? Yuk kita coba rakit jaringannya …. Yang penting anda jangan mudah jemu dan putus-asa untuk mencoba :-)

Langkah-langkah:
A. Persiapan PC Server.
(Saran: Minimum CPU Intel/AMD bertenaga 1Ghz, memori 1Gb, harddisk 20Gb plus NIC 100Mbps, setidaknya mampu untuk layani empat client).

A.1).Siapkan PC server dengan instalasi penuh Distro Slackware.
Gunakan IP 192.168.0.1 sebagai IP PC server (hal ini nanti terkait dengan konfigurasi selanjutnya). Dan asumsi bahwa kita berjalan di mode teks-multi user (alias init 3).
Boleh versi 11.0 atau 12.0, dua-duanya jalan lancar saat saya coba. Untuk distro lainnya, saya kira bisa berjalan juga asal konfigurasinya dimodifikasi sedikit untuk penyesuaian. (Soalnya PC server untuk percobaan LTSP ini cuman satu-satunya, itu pun sekalian untuk bekerja. Jadi saya anggap disini anda menggunakan distro Slackware, oke?)

A.2).Instalasi penuh LTSP versi 4.1.
Sayangnya saya sampai dengan saat ini hanya “sempat” mencoba versi 4.1. Versi ini masih berjalan dengan kernel 2.4.26, tapi sudah auto detect FlashDisk (via rc.usb modifikasi).
Oke, silakan instalasi penuh dengan tujuan folder /tftpboot
Folder ini nantinya yang akan kita pergunakan sebagai folder LTSP, lakukan dengan perintah (sbg root):
#installpkg -root /tftpboot ???.tgz
NB: Gantilah ???.tgz dengan package yg akan diinstall

Bila paket masih berbentuk rpm maka silakan dikonversi menjadi tgz lebih dulu
#rpm2tgz ???.rpm

B. Persiapan Layanan di PC Server.
B.1). Menyiapkan layanan yang terkait dengan LTSP di PC server.
NB: Bisa saja kita gunakan script ltspadmin dari proyek LTSP sendiri, hanya sayangnya tidak valid hasil pemeriksaannya terhadap distro Slackware Hal ini mungkin disebabkan LTSP -default- dibangun diatas distro Redhat, dan sekarang -include- di Ubuntu. Jadi script tersebut tidak dapat digunakan.
Setelah PC server di-instalasi penuh, maka saatnya menghidupkan beberapa layanan (baca:service) yang terkait dengan LTSP ini. Sebelumnya sila tambahkan beberapa fungsi pengganti untuk LTSP, hal ini ditujukan guna penyempurnaan script agar berjalan sesuai harapan. Filenya silakan unduh disini:
Pengganti script ltsp-4.1 di Slack11 & 12

B.1.a).DHCP
DHCP berfungsi memberikan alamat IP tertentu kepada masing-masing PC client yang terhubung ke PC server. Semua PC client tentunya akan berkomunikasi melalui IP tertentu ini. Layanan IP ini, kita akan pasang secara dinamik, jadi IP yang diberikan ke PC client selalu berubah menyesuaikan urutan permintaan IP. PC client yang lebih dulu boot akan mendapatkan IP lebih awal daripada client yang melakukan boot berikutnya. Kita akan ubah file konfigurasinya sebagai berikut:

File –> /etc/dhcpd.conf
next-server 192.168.0.1;
ddns-update-style none;
default-lease-time 21600;
max-lease-time 21600;
option subnet-mask 255.255.255.0;
option broadcast-address 192.168.0.255;
option routers 192.168.0.1;
option domain-name-servers 192.168.0.1;
option root-path "192.168.0.1:/tftpboot";
subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 {
range dynamic-bootp 192.168.0.2 192.168.0.11;
filename "vmlinuz";
}


Pada layanan ini, PC client akan mendapatkan IP tertentu yang dinamik dan akan mengambil file di 192.168.0.1:/tftpboot/vmlinuz sebagai kernel bootingnya. Selanjutnya layanan ini sebaiknya dihidupkan secara otomatis. Kita sisipkan baris di bawah ini:

File –> /etc/rc.d/rc.local
/usr/sbin/dhcpd

B.1.b).TFTP
TFTP berfungsi untuk menyediakan transfer file tertentu via jaringan. Layanan ini adalah bentuk dasar dari protokol transfer file, yang tidak dilengkapi dengan autentifikasi. Pada distro Slackware, layanan ini disediakan oleh inetd. Jadi kita hanya akan menyisipkan baris di bawah ini:

File –> /etc/inetd.conf
tftp dgram udp wait root /usr/sbin/tcpd in.tftpd /tftpboot

B.1.c).NFS
NFS berfungsi untuk menyediakan file guna berbagi dengan jaringan PC lainnya, dalam hal ini adalah PC client. File pada folder mana saja yang akan dibagikan ke jaringan, didefinisikan terlebih dahulu. Jadi penyediaan file library, config, binary dan lainnya disediakan oleh layanan NFS ini. Kita ubah dengan konfigurasi seperti di bawah ini:

File –> /etc/exports
/tftpboot 192.168.0.0/255.255.255.0(ro,no_root_squash,sync)

B.1.d).XDMCP
XDMCP berfungsi untuk menyediakan layanan session dan login grafis PC client ke PC server. Untuk mengaktifkan layanan ini, kita akan mengubah file konfigurasi berikut:

File –> /etc/X11/xdm/Xaccess
* #any host can get a login window

File –> /etc/X11/xdm/xdm-config
! SECURITY: do not listen for XDMCP or Chooser requests
! Comment out this line if you want to manage X terminals with xdm
! DisplayManager.requestPort: 0


Juga ubah file berikut:
File –> /etc/rc.d/rc.4
# Try to use GNOME's gdm session manager. This comes first because
# if gdm is on the machine then the user probably installed it and wants
# to use it by default:
#if [ -x /usr/bin/gdm ]; then
# exec /usr/bin/gdm -nodaemon
#fi
#
# Someone thought that gdm looked prettier in /usr/sbin,
# so look there, too:
#if [ -x /usr/sbin/gdm ]; then
# exec /usr/sbin/gdm -nodaemon
#fi
#
# Not there? OK, try to use KDE's kdm session manager:
#if [ -x /opt/kde/bin/kdm ]; then
# exec /opt/kde/bin/kdm -nodaemon
#fi
#
# If all you have is XDM, I guess it will have to do:
if [ -x /usr/X11R6/bin/xdm ]; then
exec /usr/X11R6/bin/xdm -nodaemon
fi


NB: Kita gunakan XDM daripada GDM maupun KDM karena XDM lebih irit resource daripada GDM dan KDM.

B.1.e).Ubah daftar PC yang akan menggunakan LTSP.
Silakan ubah file berikut:
File –> /etc/hosts
# For loopbacking.
127.0.0.1 localhost
192.168.0.1 server.ltsp server
192.168.0.2 ws001.ltsp ws001
192.168.0.3 ws002.ltsp ws002
192.168.0.4 ws003.ltsp ws003
192.168.0.5 ws004.ltsp ws004
# End of hosts.


B.2). Hidupkan layanan yang terkait dengan LTSP.
Sebagai root, kita akan hidupkan satu per satu layanan tersebut.

B.2.a).DHCP
#/usr/sbin/dhcpd
#chmod 755 /etc/rc.d/rc.dnsmasq
#/etc/rc.d/rc.dnsmasq start


(nantinya setelah reboot akan otomatis berjalan karena sudah ada perintah menjalankan di rc.local. Lihat poin 3.a.)

B.2.b).TFTP
#/etc/rc.d/rc.inetd restart

(nantinya setelah reboot akan otomatis berjalan)

B.2.c).NFS
/usr/sbin/exportfs -av
/etc/rc.d/rc.nfsd restart

(nantinya setelah reboot akan otomatis berjalan)

B.2.d).XDMCP
Bila anda saat ini di mode grafis, silakan tekan Ctrl-Alt-F6 untuk masuk ke konsole, lalu login sbg root. Setelah itu ketik perintah berikut:
/sbin/init 3
/usr/bin/xdm


Bila anda saat ini di mode teks, sila ketikkan perintah berikut:
/usr/bin/xdm

(nantinya setelah reboot akan otomatis berjalan)

C. Pemeriksaan layanan PC Server.
Secara umum, begitu kita ketikkan perintah di bawah ini maka akan ada laporan mengenai keaktifan layanan tersebut. Apabila layanan belum aktif, coba kita periksa ulang semua konfigurasi yang ada di sub B.1. sebelumnya.
#netstat -l|grep udp

Hasilnya -setelah dipotong yang perlu saja- adalah :
udp 0 0 *:bootps *:*
udp 0 0 *:tftp *:*
udp 0 0 *:nfsd *:*
udp 0 0 *:xdmcp *:*


Baris ke-1 menyatakan bahwa DHCPD aktif,
baris ke-2 menyatakan bahwa TFTPD aktif,
baris ke-1 menyatakan bahwa NFSD aktif,
baris ke-1 menyatakan bahwa XDMCP aktif.

D. Persiapan PC Client.
D.1).Kita akan coba dengan floppy sebagai perangkat booting LTSP.
Hal ini sebenarnya sama dengan artikel yang pernah saya tulis, silakan simak Instalasi-Cepat-Ala-NFS. Silakan unduh file di bawah ini, bila anda malas membaca artikel diatas tadi … Images Floppy

Jadi kita akan rekamkan images dalam file tersebut ke floppy-diskette, lalu booting dengannya. Bila hal ini berhasil, berarti LTSP anda sukses. Selamat :-)

D.2).Selanjutnya terserah anda, apakah akan tetap booting via floppy (dengan images tadi) atau dengan HDD -hard disc drive- “tua” (ukuran <10Gb, hanya butuh 100kb saja koq) atau dengan CD -compact disc- (butuh 500kb) atau siap rekam ke EEPROM yang ada di NIC ? Silakan saja pilih yang elegan untuk anda sendiri.

NB : Perhatian, semua file di-compress dengan gzip ! Untuk rekam ke EEPROM, kita akan memerlukan EEPROM programmer.

File petunjuk untuk semua image (terima kasih untuk Paolo Salvan): Readme-First
File images network untuk harddisk: Images Harddisk Images MBR Hdd
File images network untuk CD: Images ISO-CD

wis pancen selalu ditel tur lengkap tutornya si om nih :D
kaskios () (URL) - 13 03 09 - 09:58

Wosh ... sudah dicoba apa belum? Kalau belum teruji, gawat dong? Ntar ada yang salah ... saya anggap benar terus. Akhirnya yang coba LTSP ga pernah bisa jalan :-( Tolong dicoba ya Mas ... Makasih dah mampir.
slackycml () - 13 03 09 - 13:45

  
Ingat informasi pribadi?

Emoticon /
  (Daftarkan username Anda / Log in)

Ingatkan:
Hide email:

Catatan kecil: Semua tag html kecuali <b> dan <i> akan dihilangkan dari komentar. Anda dapat membuat link hanya dengan mengetikkan URL atau alamat email.

Linkdump

Tentang

Blog Hamba Alloh Penggemar Linux
Email: slackycml @slackycml.homelinux.org
Chat: Dal.Net room #awali
It's Me :-)


______ Ad-Dien _____
Nasehati Keluarga
Nasehati Ummat
____ Favorit Link _____
Planetnya Slacker's
Forum Slacker's
Asosiasi Warnet Linux
_____ Langganan ____
Slackware-Linux-Comal
___ Jml Pembaca ___

site stats