back to weblogTawarkan Folder ke MS-Windows/Linux dgn Samba


Bismillah.

Ah, akhirnya saya kembali belajar Samba juga. Terus terang sih dulu pernah pake Samba ini untuk menghubungkan MS-Windows ke Linux, dan sebaliknya. Tapi karena sudah lama tidak menggunakan MS-Windows, ya Samba nya ditutup saja layanannya.

Nah, saat ini rupanya kembali utik2 Samba karena seorang teman nampaknya kesulitan berbagi folder antara 2 SO (Sistem Operasi) tersebut.

Oke, yang jelas apa yang ditulis disini hanya untuk pemula saja (seperti saya). Tidak ada yang spesial kecuali konfigurasi dasar. Tujuannya jelas, hanya menawarkan folder berbagi antara keduanya.

Langkah-langkah :
1).Pastikan dulu anda sudah memasang layanan Samba di Linux, dengan memeriksanya

$ls /var/log/packages/samba*

Kalau tidak ada laporan "samba-xxx", berarti Samba belum ada di Linux anda, silakan instal lebih dahulu.

2).Edit (sebagai root) konfigurasi samba

#nano /etc/samba/smb.conf (lalu ketik isinya, silakan diubah sesuai kebutuhan)

[global]
workgroup = LIPI #(nama server anda)
server string = SAMBA
security = user
hosts allow = 192.168.0. 127. #(ip yg boleh akses)
max log size = 50
local master = Yes
passdb backend = smbpasswd
passdb expand explicit = No
interfaces = eth0 lo #(ethernet yg melayani samba)
domain master = Yes
preferred master = Yes
wins support = Yes
create mask = 0644
directory mask = 0755
encrypt passwords = Yes
smb passwd file = /etc/samba/smbpasswd

[homes]
comment = Rumah Kita
path = /home/%u #(user ada di /home masing2)
browseable = No
read only = No #(user yg sukses login boleh baca-tulis)

[shared]
comment = Boleh Titip Disini
path = /tmp #(folder yg boleh ditulisi)
read only = No
guest ok = Yes #(tamu/tanpa login boleh titip)
public = Yes
browseable = Yes
create mask = 0666
directory mask = 0777

[public]
comment = Boleh Diakses

path = /gpl #(folder yg dipublikasikan)
read only = Yes #(user boleh baca saja)
guest ok = Yes #(tamu/tanpa login bisa baca)
public = Yes
browseable = Yes

[spr200_210] #(printer sharing sesuai nama di CUPS)
comment = spr200_210
path = /var/spool/samba
read only = No
printable = Yes #(printer dibagikan)
use client driver = Yes #(client MS-Windows bisa gunakan drivernya sendiri)

(silakan simpan dengan menekan ctrl+x , lalu pilih "yes")

3).Silakan di-test dulu, bila oke maka jalankan layanannya.

#testparm

Bila testparm tidak menampilkan pesan kesalahan, berarti layanan Samba siap dijalankan.

#/etc/rc.d/rc.samba start

4).Buatlah dahulu user dan password yang akan digunakan untuk layanan Samba. Sila gunakan :

#adduser nama_user_baru (silakan isi sesuai prosedur)

#smbpasswd -U nama_user_baru (lalu masukkan password samba-nya)

5).Oke, client pun siap untuk akses ke server Samba.

5.a).Client MS-Windows : bila diminta untuk memasukkan login dan password, sila gunakan nama_user_baru dan password_samba (pada langkah ke-4 diatas).

5.b).Client Linux : langkahnya sama dengan 5.a diatas. Hanya saja tampaknya aplikasi yang digunakan bisa bermacam-macam, dan tentu saja pilihan di tangan anda. Kali ini saya sarankan anda akses dengan LinNeighborhood, aplikasi kecil yang sederhana.
Sila unduh dulu paketnya disini.
Catatan : Baru di-tes pada Slackware 11.0 dan 12.0, untuk versi lain mungkin saja tidak cocok.

5.c).Penggunaan LinNeighborhood.

$LinNeighborhood


-klik "Prefs", isi "Workgroup", aktifkan "Always scan as user", klik "Save"


-kembali ke muka depan, klik Workgroup yg ada, maka akan nampak server SAMBA (contohnya "LIPI")


-klik server Samba tersebut, maka akan ditanyakan username & password, isi sesuai langkah ke-5.a


-bila berhasil login maka akan nampak folder dan printer yg dibagikan


-klik folder yg akan diakses, maka akan ditanyakan username & password lagi, bila tidak ada yg perlu diubah ya ... tinggal klik OK dan klik lagi MOUNT maka folder tersebut akan di-mount di folder milik kita


-untuk unmount folder yg sudah di-mount tadi bagaimana caranya? Ah ... cukup tunjuk folder terbuka tersebut dan klik icon Unmount, mudah bukan ?

6).Yang terakhir, folder Samba anda telah di-mount maka silakan di-akses dengan File Manager apapun. Atau kita ingin otomatis ? Coba pilih opsi "Post Mount" pada "Pref"

Semudah Neighborhood di MS-Windows :-)

Aha ... selamat menari "Samba" ... teman-teman (h)

Alhamdulillah setting samba berhasil, paas di test ga da masalah
tapi koq buat akses dari windows tetep ga bisa ya?
uhh... :-p
gal_hs () - 26 06 09 - 21:48

Wah ... kalo komentar gitu ya ... Ga tau ya Mas :-p
Abis saya sudah ga piara Win sih. Cuman dulu sih akses pake Win-98 ke Slack-Samba ga ada masalah. Gimana kalo temu darat ajah :-)
slackycml () - 27 06 09 - 17:01

  
Ingat informasi pribadi?

Emoticon /
  (Daftarkan username Anda / Log in)

Ingatkan:
Hide email:

Catatan kecil: Semua tag html kecuali <b> dan <i> akan dihilangkan dari komentar. Anda dapat membuat link hanya dengan mengetikkan URL atau alamat email.

Linkdump

Tentang

Blog Hamba Alloh Penggemar Linux
Email: slackycml @slackycml.homelinux.org
Chat: Dal.Net room #awali
It's Me :-)


______ Ad-Dien _____
Nasehati Keluarga
Nasehati Ummat
____ Favorit Link _____
Planetnya Slacker's
Forum Slacker's
Asosiasi Warnet Linux
_____ Langganan ____
Slackware-Linux-Comal
___ Jml Pembaca ___

site stats